Momen prewedding dan pernikahan makin sering diabadikan dari udara, dan wajar saja. Sebuah foto dari ketinggian bisa memperlihatkan pasangan, venue, dan pemandangan sekitarnya sekaligus, dalam satu bingkai yang terasa megah. Sudut seperti itu mustahil didapat kamera biasa.

Kenapa banyak yang memilih drone

Bayangkan pasangan berjalan di tepi pantai yang membentang, atau berdiri di tengah taman luas dengan perbukitan di latar belakang. Diambil dari darat, gambarnya bagus. Diambil dari udara, gambarnya bercerita.

Umumnya ada dua bentuk hasil. Foto udara memberi satu frame ikonik yang menampilkan pasangan bersama keindahan lokasinya. Video sinematik menambah gerakan halus, misalnya kamera naik perlahan atau mengorbit pasangan, yang membuat kesan produksinya naik kelas. Drone di sini melengkapi fotografer dan videografer utama, bukan menggantikan mereka.

Yang sebaiknya disiapkan

Beberapa hal kecil bisa menentukan lancar-tidaknya sesi:

  1. Cek aturan venue. Hotel, gedung, atau kawasan tertentu kadang punya ketentuan sendiri soal drone. Kabari lokasinya lebih awal biar bisa kami koordinasikan.
  2. Zona terbang. Kami periksa dulu apakah lokasi dekat bandara atau area terbatas, demi keselamatan.
  3. Waktu terbaik. Cahaya pagi atau menjelang senja memberi hasil paling cantik.
  4. Rundown acara. Beri tahu momen-momen pentingnya supaya tim siap di saat yang tepat.

Sisanya biar kami yang pikirkan.

Hasil akhirnya

Anda menerima foto udara resolusi tinggi dan/atau video sinematik yang sudah tersunting rapi, siap dipakai untuk undangan, dokumentasi, atau dibagikan ke media sosial.

Mau momen spesial Anda diabadikan dari udara? Ceritakan lokasi dan rencananya lewat WhatsApp, atau lihat dulu jasa video udara dan foto udara kami.